0292 7703527 kec_tanggungharjo@grobogan.go.id

Tes SWAB untuk memutus rantai penyebaran COVID 19 di Kecamatan Tanggungharjo

Kepada Yth:
1. Bpk. Pjs. Bupati Grobogan;
2. Bp. Sekda Kab. Grobogan;
3. Ka. Satpol PP Kab. Grobogan;
4. Ka. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Grobogan;
5. Ka. Dinas Kesehatan Kab. Grobogan
6. Gugus Tugas Covid-19

Bersama ini kami laporkan dengan hormat Pada hari Rabu, tanggal 21 Oktober 2020, mulai Pkl.09.00 sd 12.00 WIB di Aula Kantor Kecamatan Tangggungharjo telah dilaksanakan kegiatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara Swab masal. dengan data sebaga berikut:
1. Pelaksana kegiatan:
Jajaran petugas medis UPT PUSKESMAS Tanggungharjo
2. Sasaran:
Semua karyawan / karyawati forkompincam, dinas instasi dan pemdes se Kec. Tanggungharjo
3. Peserta:
Jumlah yang mengikuti Tes Swab sebanyak 61 orang

Selanjutnya oleh dr. Ika (Ka. UPT Puskesmas Tanggungharjo) terhadap Ybs di minta menunggu hasil SWAB dalam waktu 1 minggu kemudian.

Selama giat berlangsung, berjalan dengan aman, dan lancar, serta menerapkan protokol kesehatan.
Situasi Kamtibmas aman dan kondusif.
Cuaca hujan.
MEMBUANG.

Camat Tanggungharjo
ttd
Ir. Djoko Mulyono, MM. M.Si

Tata Cara Penanganan Jenazah Covid 19

 

Kementerian Kesehatan merilis protokol terbaru tata cara penanganan pasien meninggal penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2.

Jenazah korban COVID-19 tidak disarankan untuk disemayamkan di rumah duka atau tempat ibadah, kata dr. Reisa Broto Asmoro, anggota tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi risiko penularan virus dari jenazah pasien corona.

Tata Cara Penanganan Jenazah Covid 19

 

Kementerian Kesehatan merilis protokol terbaru tata cara penanganan pasien meninggal penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2.

Jenazah korban COVID-19 tidak disarankan untuk disemayamkan di rumah duka atau tempat ibadah, kata dr. Reisa Broto Asmoro, anggota tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi risiko penularan virus dari jenazah pasien corona.

Subcategories